| Rate This Article: | ||
|
WANITA YANG KREATIF
(2 Raja-raja 4:8-37, Keluaran 20 :12)
oleh Pdt. Saumiman Saud *)
Peringatan Hari ibu di awali oleh Anna M Jarvis (1864-1948) dari Piladelphia, USA, seorangi kepala Sekolah Minggu di Virginia. Mengenang kembali akan kasih ibu yang mengandung anak , menyusui, membesarkan , mendidik menyekolahkan, hingga anak itu dewasa kemudian menikah, menjaga cucu dan sebagainya. Anna J Jarvis kemudian mempopulerkan Hari Ibu pada 8 Mei 1908, tatkala acara Memorial Service mengenang sang ibunya. Tanggal 8 Mei 1914, Presiden Amerika Woodrow Wilson memproklamirkan Minggu ke dua bulan Mei secara Nasional sebagai Hari Ibu.
Tidak gampang menjadi ibu yang berhasil, sekadar menjadi ibu yang baik mungkin gampang. Ibu yang “baik” akan memberikan segala sesuatu buat anak-anaknya sehingga anak itu mengatakan ibuku baik sekali. Tetapi ibu yang “berhasil” bukan hanya memberi segala sesuatu yang baik , tetapi ia juga akan mendidik anak-anaknya takut akan Tuhan.
Di dalam Alkitab ada dua macam wanita, yang satu idenya negatif dan yang lain idenya positif:
1. Sara (Kejadian 16:1-18, 21:8-21)
Ide Sara adalah mengusulkan agar Abraham kawin lagi (poligami) , sebab ia merasa usia lanjut dan tidak sanggup memberikan keturunan. Berkatalah Sara kepada Abraham: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampirilah hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." (Kejadian 16:2) Inilah ide Sara untuk suaminya, akibatnya timbul masalah. Sara mulai dipandang rendah oleh Hagar (16:4), inilah ide kreatif Sara tujuannya baik, namun caranya salah. Hagar akhirnya “terpaksa” harus diusir keluar dari keluarga besar Abraham (lihat Kejadian 21:8-21).
2. Izebel (1 Raja-raja 21)
Tatkala Nabot orang Yizreel tidak mau menjual kebun Anggurnya kepada raja Ahab, maka timbul niat jahat yang diusulkan isterinya Izebel untuk merampas dengan paksa. Izebel berkata kepada Ahab. Singkat cerita, Nabot dibunuh (1 Raja-raja 21:7-9).
3. Herodias (Matius 14:1-13, Lukas 3:19,20)
Herodias ini mantan isteri Filipus yang waktu itu berselingkuh dengan Herodes dan menjadi isterinya. Semua orang bungkam terhadap masalah ini, kecuali Yohanes Pembaptis yang dengan berani menegor mereka.. Akibat teguran yang disampaikan oleh Yohanes ini membuat Herodias sangat benci dan dendam kepadanya, dan kemudian memasukkan Yohanes Pembaptis ke dalam penjara (Lukas 3:19,20) dan dipenggal kepalanya.
Sekarang kita melihat ide positip dari beberapa wanita dalam Alkitab,
1. Ester
Zaman Ester adalah zaman yang genting bagi orang Yahudi, sebab ada seorang panglima yang bernama Haman mau menghabisi mereka. Namun Ester sang tokoh wanita ini sangat berperan, ia memakai kesempatannya sebagai ratu untuk menyelamatkan bangsanya.
2. Rut
Tatkala suaminya mati, Rut mengajukan inisiatif sendiri untuk mengikuti mertuanya Naomi. Sebenarnya ia diperbolehkan bebas seperti Orpa iparnya. Berpisah dengan sang mertua, paling sedikit kesempatan untuk kawin lagi masih ada. Tetapi Rut memilih ikut Naomi, dia mengatakan pada Naomi "Bangsamu adalah bangsaku, Allahmu adalah Allahku, kemana engkau pergi kesitu aku pergi". Keputusan yang bagi orang-orang dunia rugi, tetapi Rut menganggap ini sebagai suatu keuntungan, sebab ada dasar kepercayaan yang ditanamkan oleh sang mertua yakni bersandar pada Allah. Itulah sebabnya Tuhan Allah senantiasa memberkatinya, sehingga akhirnya Rut boleh kawin dengan Boas.
3. Maria ibu Yesus
Maria ibu Yesus juga seorang wanita yang kreatif berinisiatif. Tatkala mereka diundang hadir dalam pesta pernikahan di Kana, tuan rumah itu kehabisan persediaan anggur. Lalu Maria berinisiatif meminta kepada Yesus untuk menolong. Di tempat inilah Yesus pertama kali mengadakan mujizat yakni Air Menjadi Anggur.
Alkitab menggambarkan para tokoh wanita yang berhasil. Salah satunya adalah perempuan Sunem. Ia tinggal di Sunem, kota yang terletak di sebelah Utara Yizreel dekat Nain, sebuah kota yang 900 tahun kemudian menjadi sangat terkenal sebab Tuhan Yesus pernah menghidupkan kembali anak seorang janda. Perempuan ini juga digambarkan sebagai wanita yang terpandang, kaya, menikah dengan suami yang lebih tua dari padanya, namun sayang belum punya anak.
Kembali kepada perempuan Sunem, dengan kekayaan yang ia miliki sebenarnya ia bisa hidup dengan gaya berfoya-foya. Ia tidak perlu mengerjakan tugas-tugas rumah tangga, tidak perlu mengantar anaknya ke sekolah, karena suaminya sudah tua maka ia juga tidak perlu mendampingi suaminya, cukup ditinggalkan di rumah atau dikirim ke Panti Jompo seperti yang dilakukan oleh (maaf) kebanyakan para isteri masa kini.
Wanita masa kini ke Salon potong rambut, cuci muka, bersihkan kuku, Shopping Center menggesek-gesek kartu kredit. Belum lagi senam ,arisan, pesta dan sebagainya. Tetapi berbeda dengan perempuan Sunem ini; walaupun sesungguhnya konteks waktunya berbeda, saya percaya ada kegiatan-kegiatan duniawi tetap ada. Tetapi wanita ini memilih yang terbaik, ia tidak gossip dan mencampuri urusan orang lain.
Setelah berkali-kali memperingati Hari Ibu, apa ide kreatif anda? Pernahkah anda merencanakan dan mengerjakan baik itu karya kecil maupun besar untuk Tuhan dan hamba-Nya. Pernahkah anda mencoba untuk mencari tahu apa yang sedang diperlukan oleh anak-anak Tuhan? Para pria sesuai dengan tugasnya di kantor dan perusahaan biasanya tidak sempat memikirkan ini, dan hal ini cocok dikerjakan seorang wanita yang kreatif walaupun diantara anda ada yang sehari-hari juga sibuk dengan tugas kantor. Pernahkah sebagai ibu rumah tangga, anda memikirkan suatu rancangan untuk masa depan keluarga anda? Permisi tanya, anak-anak anda di mana saat ini ? Sudahkah mereka mengalami Anugerah Keselamatan dari Tuhan. Kalau mau menjadi ibu yang berhasil, kita harus mencari mereka dan memenangkan mereka. Ini adalah hadiah yang terbesar yang bisa diberikan oleh seorang ibu, ketimbang harta dan emas permata.
Selain itu, Alkitab tidak pernah diajarkan seorang anak itu kurang ajar terhadap orang tuanya, bahkan dengan jelas Alkitab mengajarkan kita menghormati mereka. Yesus sendiri teladan-Nya, pada masa akhir hidupnya, di atas kayu salib, IA tetap tidak lupa menitipkan ibunya kepada Yohanes, karena Yesus tahu hal itu sangat penting. Menghormati orang tua bagi seorang Kristen bukan pada saat mereka sudah mati, tetapi selagi mereka masih hidup.
*) Penulis adalah alumni Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang, saat ini berdomisili di Washington.Tulisan ini sebagai dedikasi beliau bagi Ibu yang dikasihinya Tan Li Ly, Sabtu 12 April 2008 yang lalu telah dipanggil Tuhan.
| ||||||||||||
| ||||||||||||
| ||||||||||||
| ||||||||||||
|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 209 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 197 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 166 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 137 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 90 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 63 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 59 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 56 |