| Rate This Article: | ||
|
JANGAN SALAH PILIH!
George, seorang turis asal Amerika Serikat ingin mendaki ke puncak gunung Sibayak di Sumatera Utara. Ada tiga orang “tour-guide” yang menawarkan diri untuk menemaninya. George bertanya kepada A: “Apakah Anda tahu betul jalan ke puncak gunung yang tinggi itu?”
“Jangan kuatir tuan, saya ahli membaca peta. Insya Allah kita akan tiba di sana”, kata A dengan suara merayu.
Tiba-tiba B menyeletuk: “Tuan, ikut saya saja. Perlengkapan yang kumiliki jauh lebih lengkap. Dan, menurut kakekku, lama perjalanan sekitar sehari semalam.”
“Sebentar, sebentar”, kata George. “Saya ingin tanya, Anda berdua pernah mendaki gunung ini tidak?”, lanjut George sambil mengernyitkan dahinya.
“Ti-tidak pernah”, jawab si A dan si B serempak.
“Yakinlah tuan, saya jamin 100% pasti akan mengantarkanmu ke atas puncak gunung tanpa sedikitpun tersesat”, terdengar suara si C memecahkan keheningan.
“O ya? mengapa Anda begitu yakin?”, tanya George antusias.
“Rumah saya ada di atas puncak gunung itu”, jawab si C dengan senyum yang mantap.
Akhirnya George memilih si C sebagai “tour-guide”nya.
Saudara, pepatah kuno mengatakan: “Ada banyak jalan menuju ke Roma”. Betul! Namun ketika pepatah tersebut diartikan sebagai: “Ada banyak jalan menuju ke sorga”, sama sekali tidak betul. Karena agama pada dasarnya adalah usaha manusia yang berdosa untuk menemukan jalan ke sorga. Logikanya, manusia, ciptaan yang berdosa tidak mungkin dapat menemukan sorga, tempat Allah, Sang Pencipta yang tidak berdosa. Dan, memang faktanya, tidak ada seorang tokoh agama, tokoh filsafat, atau tokoh ilmu pengetahuan yang pernah pergi ke sorga dan kembali lagi ke bumi untuk menunjukkan jalan yang benar kepada manusia. Semua tawaran agama dan filsafat untuk mendapatkan sorga hanyalah sebuah imajinasi, spekulasi, atau ilusi saja. Tidak heran, ada begitu banyak “jalan” yang ditawarkan, namun sayang, ujungnya menuju maut.
Dalam pencarian “jalan” ke sorga, Yesus Kristus memberikan jawaban. Dia berkata, “Kamu berasal dari bawah [bumi], Aku dari atas [sorga]; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [di sorga], kalau tidak melalui Aku.” (Injil Yohanes 8:23; 14:6). Mengapa Dia berani mengucapkan kalimat yang kontroversial ini? Karena Dia sesungguhnya adalah Allah yang menjelma (inkarnasi) menjadi manusia demi mencari dan menyelamatkan manusia berdosa yang tersesat. Sejarah membuktikan bahwa Yesus Kristus rela dihukum mati untuk menggantikan hukuman yang harus ditanggung oleh manusia. Lalu, tiga hari kemudian, Dia bangkit kembali dari kematian. Dan, setelah 40 hari menampakkan diri kepada banyak orang, Dia terangkat ke sorga dengan disaksikan oleh ratusan manusia di abad pertama. Semua fakta ini tercatat dalam dokumen sejarah yang tersimpan di berbagai museum di dunia ini.
Saudara, inilah “jalan satu-satunya” yang ditentukan oleh Allah, Sang Pencipta. Bukan manusia yang mencari Allah, melainkan Allah yang mencari manusia melalui pribadi Yesus Kristus. Inilah kasih Allah yang tidak bisa dilukiskan dengan bahasa manusia. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil Yohanes 3:16).Manusia berdosa hanya diminta untuk meresponi kasihNya dengan pengakuan iman yang tulus hati kepada Yesus Kristus tanpa embel-embel jasa dan usaha sedikit pun. Karena setiap manusia sama di hadapanNya. Berdosa, najis, kotor, dan tidak layak untuk mendapatkan sorga. Namun, karena jasa Yesus Kristus, manusia diperkenan untuk mendapatkannya. Semua ini adalah 100% anugrahNya.
Saudara, Memang nampaknya ada banyak pilihan “jalan” menuju ke sorga. Namun, jangan sampai salah pilih! Periksa dulu, siapakah dia yang menawarkan, dan apakah ada bukti dan garansinya? Jangan lupa memeriksa apakah dia datang dari sorga dan kembali lagi ke sorga? Sekali lagi nasihat saya, jangan salah pilih! Hal ini jauh lebih serius daripada sekedar mendaki gunung Sibayak. Ini soal hidup atau mati kekal. Soal sorga atau neraka.
Salam Selamat,
Eddy Fances
April 2010
| ||||||||||||
| ||||||||||||
| ||||||||||||
| ||||||||||||
|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 209 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 197 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 166 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 137 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 90 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 63 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 59 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 56 |