UTAMA
Kerjasama Tak Henti
Rate This Article:
0

Surabaya – Seattle. Ternyata kerjasama ini tak hanya di atas kertas dan hanya formalitas belaka. Beberapa anak muda Surabaya selama beberapa tahun sudah membuktikannya dengan melakukan latih tanding basket ke Seattle,A.S.

Kegiatan itu bernama Development Basketball League (DBL) Indonesia All-Star 2011 yang melakukan tanding ke Seatlle sejak 30 Oktober sampai 6 November 2011 lalu. Para pebasket muda yang disaring dari seluruh Indonesia itu mula-mula ditampung di Olympia, kampus Evergreen State College.

Olahraga dan pendidikan adalah salah satu daya tarik Seattle. Olahraga berkembang baik di Seattle sejak abad ke 20. Ketika itu AHPC Metropolitan Seattle memenangkan Stanley Cup di tahun 1917 dan menjadi tim hockey Amerika pertama yang berhasil menjuarai kejuaraan tersebut. Kini, Seattle memiliki 4 tim olahraga profesional: Seattle Seahawks (sepakbola), Seattle Mariners (Baseball), Seattle Sounders FC (Sepakbola) dan Seattle Storm (Bola basket wanita).


Sejak tahun 1967 hingga 2008, Seattle juga merupakan rumah bagi waralaba NBA (National Basbetball Association), Seattle SuperSonics yang memenangkan kejuaraan NBA tahun 1978 – 1979. Tim tersebut kemudian dipindahkan ke Oklahoma City sejak musim 2007 – 2008. Seattle Thunderbirds merupakan tim utama hockey yunior yang bermain di salah satu liga utama hockey yunior Kanada, Liga Hockey Barat. Thunderbirds pindah ke dekat Kent, Washington pada musim 2008 – 2009. Seattle Sounders FC mulai bermain di Liga Utama Sepakbola pada tahun 2009.

Sehingga tak heran, Seattle adalah surga bagi para olahragawan muda Indonesia untuk melakukan studi banding. Tak terkecuali DBL yang bermarkas di Surabaya. “Kami pasti bekerja keras untuk bisa terus mewujudkan kerjasama seperti ini,” ucap Azrul Ananda, Commisioner DBL Indonesia. Azrul yang merupakan pewaris Jawa Pos grup milik Dahlan Iskan ini mengatakan bahwa akan ada kunjungan balasan dari Seattle. Mereka akan mengirimkan tim ke Surabaya, tempat DBL Indonesia berpusat.

Beberapa tim pelajar di negara bagian Washington sudah berniat mewujudkannya, seperti Lady Home Team. Tim itu dilatih oleh Joyce Walker, salah seorang legenda basket AS.

Nate Robinson, juara NBA Slam Dunk Contest tiga kali, juga menyatakan kerjasama Seattle dan Surabaya tak akan pernah berhenti. Robinson, yang Juli lalu ke Indonesia untuk melatih pemain-pemain DBL, juga merupakan sponsor beberapa tim muda di Seattle, kota tempat dia berasal. Pemain Oklahoma City Thunder itu berjanji memberikan dukungan. Robinson memastikan akan ada pertandingan dari grup basket Seattle ke Surabaya.


Pendidikan di Seattle adalah hal yang harus jadi acuan bagi Surabaya. 53,8 persen penduduk Seattle berusia diatas 25 tahun dan memiliki pendidikan sarjana atau lebih. Survey Biro Sensus Amerika Serikat menunjukkan bahwa Seattle merupakan kota dengan persentase lulusan akademi dan universitas tertinggi di antara kota lain di AS.

Seattle juga merupakan rumah bagi salah satu universitas riset publik yang paling dihormati: University of Washington. Sebuah studi yang dilakukan oleh Newsweek International pada tahun 2006 menunjukkan bahwa University of Washington masuk kedalam daftar 22 universitas terbaik diseluruh dunia. Seattle juga memiliki beberapa universitas swasta seperti Universitas Seattle dan Universitas Pasifik Seattle yang didirikan oleh kelompok agama.

University of Washington adalah tempat yang menyenangkan bagi kerjasama Indonesia dan Seattle. “Surabaya memiliki 3 universitas negeri besar. Seharusnya mereka mengacu pada University of Washington untuk kemajuan pendidikannya,” kata Johan Silas, dosen dari Institut Sepuluh November (ITS).


Bagi wisatawan dari Indonesia, Seattle juga tempat yang menyenangkan “Saya jadi tahu, ternyata di Amerika ada juga pasar tradisional yang dikemas dengan bagus. Sangat bersih. Indah sekali,’’ kata Xaverius Wiwit Agus Cahyono. Mereka juga menyempatkan ke gerai Starbucks.” Saya bangga sempat melihat gerai kopi pertama Starbucks di dunia. Benar-benar pengalaman tak terlupakan,’’ imbuh Wiwit yang ke Seattle awal November ini. Menurutnya, dari Pike Place, rombongannya jalan-jalan ke Westfield Southcenter Mall.

Seattle mungkin tak sekadar basket dan University of Washington. Di sana juga ada Boeing dan Microsoft. Di Surabaya ada ITS dan PT PAL (Penataran Angkatan Laut) Indonesia, sebuah industri perkapalan yang bisa belajar banyak dari Seattle. Benar menurut Johan Silas, kita harusnya lebih optimal mengambil manfaat dalam program Sister City Seattle-Surabaya. Tak hanya perjanjian di atas kertas.
(Indah)

Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?37536

Untuk melihat artikel Utama lainnya, Klik di sini

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

_______________________________________________________________

Supported by :


 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google