| Rate This Article: | ||
|
6. Sebanyak 750 polisi mengamankan aksi gelombang unjuk rasa menyangkut kasus Mesuji, Senin (16/1) di Bandar Lampung. Menurut Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih, polisi yang berjaga terdiri dari dua kompi Sabhara dan Brimob, polisi wanita, serta dibantu satuan dari Polres Bandar Lampung dan Polres Lampung Selatan. Polisi bahkan membuat pagar betis untuk memisahkan para kelompok pengunjuk rasa. Mereka berbaris di tangga di depan Kantor DPRD Lampung yang memisahkan tiga kelompok pengunjuk rasa.
7. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 965 miliar untuk program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) terkait pengendalian volume BBM yang mulai diberlakukan pada 1 April mendatang. Disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardoyo di Istana Negara (16/1), anggaran itu masih merupakan tahap awal program konvensi BBM ke BBG, dan masih akan disiapkan lagi untuk dana pelengkapnya. Dalam waktu dekat ini Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengendalian volume BBM akan segera dikeluarkan.
8. Seluruh jajaran anggota Kabinet Indonesia Bersatu II dan pejabat tinggi negara diwajibkan menggunakan bahan bakar gas, yang terhitung mulai April 2012 mendatang. Mobil para anggota kabinet, yakni Toyota Crown Royal Saloon, akan dilengkapi alat konversi atau converter kit BBM ke BBG senilai Rp 12-14 juta.
9. Ribuan rumah di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak, Provinsi Banten, terendam akibat luapan air sungai. Warga terpaksa mencari tempat aman dan mengungsi di sejumlah titik di pinggir jalan tol Tangerang-Merak. Saat ini, mereka mulai kekurangan bahan makanan dan air bersih akibat banjir yang sudah menggenangi rumah mereka sejak Jumat (13/1). Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Lebak 3.108 rumah yang terendam tersebar di 58 desa, di Kabupaten Pandeglang 9.770 rumah dan 1.939 hektare sawah yang terendam ada di 33 desa, dan di Kabupaten Serang sekitar 877 rumah dari enam desa terendam.
10. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memanggil dan mengumpulkan gubernur dan bupati se-Indonesia pada Kamis (19/1) mendatang. Tujuan dikumpulkannya pejabat daerah itu adalah untuk membahas persiapan materi pembangunan yang berkaitan dengan anggaran. Presiden SBY tidak ingin penyerapan APBN terlambat seperti tahun lalu, karena mengakibatkan banyak rencana pemerintah yang tertunda. Dengan dipanggilnya gubernur dan bupati seluruh Indonesia, Presiden akan memberi arahan APBN dan APBD sebagai salah satu instrumen pertumbuhan ekonomi.
Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?37771__________________________________________________
Supported by :
|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 209 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 197 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 166 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 137 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 90 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 63 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 59 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 56 |