| Rate This Article: | ||
|
Kalimat tersebut akhir-akhir ini sering didengar ketika ada sekelompok orang yang sedang makan-makan di restoran. Mereka berfoto-foto, kemudian salah satu dari mereka nyeletuk, ”Jangan lupa di-tag ya…”
Maksudnya, supaya hasil foto itu di upload ke facebook, kemudian di-tag dengan nama-nama didalam foto tersebut. Photo tagging adalah salah satu fasilitas facebook yang memungkinkan seseorang mengunduh (upload) foto lengkap dengan pencantuman nama (tagging). Nah photo tagging ini termasuk fasilitas favorit pengguna facebook.
Situs jejaring sosial yang satu ini memang fenomenal. Sejak diluncurkan tahun 2004, facebook cepat disukai banyak orang. Desainnya yang simpel, proses penerimaan teman yang mensortir berdasarkan mutual friends atau teman yang sama, juga ada fasilitas photo tagging, menjadikan situs ini cepat diterima masyarakat di dunia maya.
Pengawasan Orang Tua Lewat Facebook
Situs jejaring sosial seperti Friendster, Myspace, Tagged dan Hi5 telah lama merambah di dunia internet. Namun kemunculan facebook melesat dengan pesat, bahkan mampu menggeser situs jejaring sosial lainnya. Aplikasi yang terdapat dalam facebook disukai banyak orang sehingga banyak yang akhirnya hijrah ke facebook dan meninggalkan situs jejaring sosial lainnya.
Selain itu, jika boleh dibandingkan dengan Friendster, ada pemisah imajiner yang membedakan keduanya. Kalau Friendster penggunanya lebih banyak anak muda dan biasanya untuk ‘mejeng’ atau pasang aksi, pengguna facebook justru tak terbatas. Dari anak-anak hingga dewasa. Mulai dari orang biasa, artis, sampai politisi. Di Indonesia, bahkan sudah umum jika ada politisi membuka account facebook untuk meraup dukungan.
Menurut insidefacebook.com, 45% dari pengguna facebook di Amerika berusia 26 tahun ke atas. Bahkan perkembangan pengguna Facebook dengan usia di atas 55 melonjak tajam hingga 175%!
Nah untuk kalangan dewasa atau orang tua, banyak dari mereka yang senang dengan kehadiran facebook karena mereka bisa ketemu teman-teman lama sekaligus bisa mengawasi anak-anak mereka. Lho kok?
Dengan ‘terjun’nya kalangan orang tua sebagai pengguna facebook, kabarnya anak-anak muda merasa tidak bisa bebas karena orangtua mereka bisa mengawasi gerak-gerik mereka melalui facebook. Jadi jangan heran kalau ada kejadian seorang anak mengacuhkan ajakan berteman dari orang tua, om atau tantenya sendiri. Ada-ada saja .
Mendorong Bisnis Kuliner
Tanpa disadari, Facebook dapat meningkatkan bisnis restoran atau kafe. Ketika para pengguna Facebook berhasil menemukan teman-teman lama, biasanya mereka mengadakan reuni dan memilih restoran atau kafe sebagai tempat bertemu. Secara tidak langsung ini mendorong bisnis kuliner.
Tengoklah beberapa restoran yang cocok menjadi tempat berkumpul, bisa ditemukan beberapa gerombolan yang melakukan reuni. Ini boleh dibilang berkat facebook, sehingga reuni bisa terlaksana.
Gara-Gara Facebook
Beberapa kasus yang berhubungan dengan facebook akhir-akhir ini banyak ditemukan. Mulai dari kasus sepele, hingga kasus pembunuhan.
Di Inggris seorang pekerja di bidang administrasi menulis komentar di facebook bahwa pekerjaannya membosankan. Bosnya yang membaca tulisan tersebut emosi dan langsung memecatnya.
Masih di negara yang sama, Sarah Richardson (26) dibunuh suaminya karena mengganti status pernikahannya menjadi “single”. Walaupun mereka sudah tidak tinggal serumah, mereka belum bercerai sehingga sang suami, Edward (41), menjadi berang karena perubahan status tersebut. Ia pun segera mendatangi Sarah dan menghabisinya secara membabi buta dengan menggunakan pisau.
Karena beberapa kasus inilah akhirnya facebook mengembangkan fitur privacy yang lebih efektif. Kita bisa menutup akses profil ke orang-orang tertentu yang ada di friendlist tanpa diketahui orang tersebut.
Facebook disukai sekaligus menjadi guilty pleasure bagi mereka yang ketagihan. Bijaksanalah dalam mengakses facebook, jangan sampai waktu habis hanya untuk memeriksa status teman atau menunggu komen foto. Tapi gak salah juga kalau habis kumpul-kumpul sama teman-teman kita bilang, ”Jangan lupa di-tag ya…” (chika)
Untuk Share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?33121
Untuk melihat Berita Indonesia / Sana-Sini lainnya, Klik disini
Klik disini untuk Forum Tanya Jawab
Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini
_____________________________________________________
Supported by :
| ||||||||||||
| ||||||||||||
|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 200 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 177 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 165 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 132 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 89 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 62 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 51 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 50 |