| Rate This Article: | ||
|
Anda suka mi instan? Tak dapat dipungkiri mi memang disukai semua kalangan. Tidak hanya mengenyangkan, mi banyak dikonsumsi juga karena mudah membuatnya. Meski enak dan cepat namun anjuran mengkonsumsi mi instan harus dibatasi demi menjaga kesehatan. Zat pengawet pada mi instan bisa merugikan kesehatan jika dikonsumsi dalam porsi banyak dan sering.
Sebuah penemuan baru lahir dari anak bangsa, mereka adalah mahasiswa IPB yang berhasil menemukan makanan modern siap saji namun menyehatkan dan bergizi. Sama seperti mi instan pada umumnya, namun mi yang diberi nama Mo Mie ini diolah dari bahan alami dan tidak berbahaya. Mo Mie adalah mi instan dengan bahan baku tepung singkong termodifikasi atau Modifief Cassava Flour (MOCAF) dan tepung tempe.
Penggunaan bahan baku singkong dianggap cukup beralasan, mengingat singkong adalah salah satu tanaman pangan yang cukup potensial di Indonesia sebagai sumber karbohidrat, sedangkan tepung tempe digunakan sebagai bahan pangan sumber protein, karena kandungan protein pada mi dinilai masih rendah.
Bahan-bahan bergizi yang membedakan Mo Mie dengan mi instan pada umumnya, pasalnya kandungan proteinnya tinggi dan aman untuk dikonsumsi. Untuk segera dipasarkan, ada tiga aneka rasa, diantaranya Mo Mie Kering, Mo Mie Spageti, dan Mo Mie Sozzilatos. (pipit)
Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?37535
Untuk melihat artikel Sana-Sini lainnya, Klik di sini
Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini
____________________________________________
Supported by :

|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 209 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 197 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 166 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 137 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 90 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 63 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 59 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 56 |