PARENTING
Trik : Agar Buah Hati Tidur Tepat Waktu
Rate This Article:
0
ABOUT THE AUTHOR

Beranjak besar anak-anak mulai sulit jika diminta tidur. Ada saja alasannya yang akhirnya membuat mereka lebih lama pergi ke tempat tidur.

Sebagai orangtua mungkin situasi diatas pernah Anda alami, begitu sulit meminta anak untuk tidur tepat waktu. Bagaimana mengatasinya?

Ada beberapa tahap yang perlu dijalankan agar permintaan kita sebagai orangtua tidak dibantah, dan mereka pun terlelap tepat pada waktunya. Ini dia tipsnya :

1. Ciptakan suasana nyaman dirumah. Agar anak mau tidur sesuai jadwal, cobalah untuk tidak membuat banyak keributan, misalnya ‘mengomelinya’. Jadikan jadwal tidur sebagai kebiasaan yang wajib mereka taati. Jika sudah beradaptasi dengan baik, kebiasaan tidur tepat waktu akan lebih efektif, karena pada umumnya anak akan mengantuk jika waktu tidur sudah terjadwal.

2. Batasi kegiatan mereka misalnya jadwal menonton televisi, main computer atau pemainan yang melibatkan fisik. Usahakan anak-anak tidak melakukan kegiatan beberapa jam sebelum mereka tidur. Pilihlah kegiatan yang lebih menenangkan misalnya membaca, menggambar atau mendengarkan dongeng.

3. Salah satu cara membuat anak untuk pergi tidur adalah dengan membacakan mereka cerita atau memperdengarkan musik yang lembut. Kegiatan ini selain menenangkannya, juga membuat anak terbiasa di otak mereka kalau dengan melakukan aktivitas tersebut artinya sudah waktunya tidur.

4. Pastikan anak merasa nyaman sepanjang malam, misalnya dengan meletakkan mainan kesenangannya di tempat tidur atau benda-benda lainnya yang ia sukai.

5. Pakaian yang dikenakan anak selama tidur juga harus nyaman, jangan terlalu ketat, panas dan tipis.

6. Begitu anak sudah berada di tempat tidurnya dan terlihat mulai mengantuk, tinggalkan kamarnya. Biarkan anak belajar untuk tertidur sendiri tanpa bergantung pada kehadiran Anda.

Namun bagaimana jika anak tetap tidak mau berada di tempat tidurnya?


1. Ajak anak kembali ke tempat tidurnya. Jangan biarkan dia berlama-lama di kamar Anda.

2. Cari tahu apa yang membuat anak tidak mau tidur di kamarnya. Kalau dia takut, misalnya karena lampu dimatikan, biarkan selama beberapa saat lampu di kamarnya menyala.

3. Jika anak tiba-tiba menangis, tunggu beberapa menit, baru setelah itu Anda mendatanginya.

4. Kalau anak terus menangis dan memanggil Anda setiap ditinggalkan, tunggu beberapa saat, setiap Anda akan kembali melihatnya.

5. Beritahu anak kalau sekarang sudah waktunya dia tidur. Katakan padanya kalau Anda pasti akan mendatangi kamarnya kalau dia sudah tenang atau malah tertidur. (pipit)

Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?36829

Untuk melihat artikel parenting lainnya, Klik di sini

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

_____________________________________________________

Supported by :


 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google