KISAH
K-Video: Menggali Kisah Kehidupan Etnis Tionghoa Di Singkawang
Rate This Article:
0
Credit - k
Dr. Frans Tshai

Bagaimana awal kehidupan masyarakat etnis Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat?

Dr. Frans Tshai mengajak tim KabariNews.com untuk mengenal lebih jauh kehidupan kaum etnis Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat.

Majelis Adat dan Budaya Tionghoa berhasil mengumpulkan masyarakat Tionghoa di Singkawang agar memiliki kehidupan yang lebih baik.

Sebagian besar dari mereka merupakan pengungsi dan tinggal di tanah milik pemerintah.

Pekerjaan yang tidak menentu serta penghasilan yang sangat kecil, yakni sekitar Rp 20.000 per hari membuat sebagian besar keluarga di perkampungan tersebut harus kerja keras menghidupi keluarganya.

Berikut ini video perjalanan tim KabariNews.com ke perkampungan etnis Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat:

Klik di sini untuk lihat video kelanjutannya:

Video Part-2, Video Part-3, Video Part-4

Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?34214

Untuk melihat Berita Indonesia / Kisah lainnya, Klik disini

Klik disini untuk Forum Tanya Jawab

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

______________________________________________________

Supported by :

 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
1 comments for this article Reverse Comment Order
Added: December 17, 2009. 06:16 PM GMT
DR.Frans Tshai
Salut untuk pak dokter,majukan mereka dan upayakan agar mereka mempunyai anak sebanyak mungkin,yakinkan beranak banyak membantu jiwa2 yang dialam baka memiliki kesempatan bertobat didunia,sehingga hal itu merupakan suatu kebaikan dan menambah rezeki,Orang Tionghoa sudah menjadi bangsa tersendiri,agar suku Tionghoa merasa hidup aman sebagai hak yang paling dasar untuk manusia,harus ada yang berjuang untuk hal itu.Perbanyak secara dratis suku Tionghoa.Buat kota Singkawang menjadi kota pelabuhan yang membawa manfaat bagi penduduk Tionghoa,setidaknya jumlah penduduk Tionghoa,berkisar antara 40% dari seluruh penduduk Indonesia.Otomatis mereka akan takut sendiri,saya yakin diantara orang Tionghoa sebanyak 40%itu,ada satu orang yang mempunyai bakat pimpinan dan dapat menyatukan bangsa Tionghoa,tidak seperti sekarang,sudah sedikit tapi terpecah belah.
Anonymous
Alert a moderator
Reverse Comment Order
Google