JALAN-JALAN
Pesona Pelabuhan Ratu Yang Kental Mitos
Rate This Article:
0
ABOUT THE AUTHOR

Derai ombak dan gelombang laut mungkin tak sama maknanya bagi setiap orang. Pemandangan pantai dan laut lepas yang bergelombang menghasilkan alunan suara yang khas memberikan kesan tersendiri. Kekaguman, penasaran sampai rasa takut berbaur menjadi satu ketika sapuan ombak menghampiri dan menerpa kaki. Para peselancar asyik menikmati deru ombak, apalagi jika ombak besar dan tinggi, mereka berlomba menaiki papan selancarnya dan bergelut dengan ombak.

Panorama pantai bisa jadi obat yang mujarab untuk sekedar melepaskan penat karena kesibukan sehari-hari yang padat. Tak harus membayar mahal jika ingin berlibur ke pantai. Selain bisa menikmati keindahan alam dan mengaguminya, bersantai, dan berenang bisa membuat tubuh lebih rileks.

Pantai di Indonesia cukup diminati para turis asing, bukan saja karena keindahan alamnya, tapi ombak dan suasana yang asri apalagi murah yang menjadikan turis lebih betah. Salah satu pantai yang layak dikunjungi adalah pantai Pelabuhan Ratu. Selain indah, pantai yang terletak sekitar 60 km ke arah selatan dari kota Sukabumi ini memiliki berbagai keindahan di bandingkan pantai lainnya di Indonesia.

Pantai Pelabuhan Ratu merupakan pantai yang memiliki keindahan panorama yang khas. Perpaduan antara pantai yang curam, pantai landai, karang terjal yang dilatar belakangi cagar alam hutan dan gunung serta sungai yang aliran derasnya dapat digunakan untuk arena arung jeram.

Di sekitar pantai Pelabuhan Ratu, paling tidak ada sembilan titik lokasi untuk surfing. Dari Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh dan Ujung Genteng. Di bulan-bulan tertentu antara Mei sampai Oktober lokasi-lokasi ini biasanya akan ramai dikunjungi para peselancar.


Daya tarik mitos


Sebagian besar para wisatawan yang berkunjung baik itu lokal maupun manca negara boleh dikatakan datang ke Pelabuhan Ratu karena latar belakang misteri dibalik keindahan panoramanya, disaat-saat tertentu banyak acara ritual yang sering digelar penduduk setempat sebagai rasa terima kasih mereka terhadap sang penguasa laut selatan.

Mitos yang menceritakan bahwa Pelabuahan Ratu adalah tempat berkuasanya Sang Ratu Pantai Selatan Nyai Roro Kidul jadi daya tarik tersendiri bagi para penginjung. Apa lagi disekitar lokasi pantai tepatnya di Karang Hawu terdapat tempat Petilasan (persingahan) Ratu Pantai Selatan, yang dapat dikunjungi untuk melakukan ritual tertentu ataupun hanya sekedar mampir untuk melihat-lihat.

Di komplek yang dikeramatkan oleh penduduk setempat ini, terdapat sekurangnya dua ruangan cukup besar yang didalamnya terdapat beberapa makam yang dipercaya penduduk sebagai makam Eyang Sanca Manggala, Eyang Jalah Mata Makuta dan Eyang Syeh Husni Ali. Di beberapa ruangan juga terpampang foto sang penguasa Laut Selatan Nyi Roro Kidul yang lumayan besar.

Untuk urusan penginapan, di sepanjang pantai banyak terdapat penginapan dengan harga yang bervariasi dari yang murah dengan fasilitas seadanya sampai hotel berbintang yang sudah jelas mempunyai sarana yang lebih memadai.

Atau bisa memilih Hotel Inna Samudra Beach yang juga tidak bisa di lepaskan dari banyak mitos yang berkembang di lingkungan setempat bahkan mungkin di Jawa Barat. Hotel berbintang empat itu dahulu sering di kunjungi Presiden RI pertama( Sukarno). Di hotel ini ada sebuah kamar yang unik, yaitu kamar 308, yang menurut cerita pernah di singgahi Nyai Roro Kidul. Di kamar ini juga bisa dilakukan ritual atau sekedar melihat-lihat untuk mengobati rasa penasaran. (pipit )

Untuk share artikel ini, klik www.KabariNews.com/?37629

Untuk melihat artikel Jalan-Jalan lainnya, Klik disini

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini
______________________________________________________

Supported by :


 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google