AMERIKA / SURAT
Mawar Putih Untuk Mama...? Kisah Nyata !
Rate This Article:
4
    "Mawar Putih untuk Mama.....?"

 

  

*       Jangan pernah mencintai karena uang. Anda tak tahu kapan hari

        terakhir anda atau kapan mereka meninggalkan anda...?

 

*       Tulisan dibawah ini adalah benar-benar kisah Nyata...! yg pernah saya  

        baca dari sebuah buku yg berjudul "BONEKA & Mawar Putih"silahkan 

        disimak tulisan yang begitu memiluhkan dibawah ini..?

 

  

*Catatan: ini adalah kisah nyata....!

 

   

*Hari terakhir sebelum Natal Desember Thn 1997, aku terburu-buru ke supermarket  untuk membeli hadiah2 yang semula tidak direncanakan untuk dibeli. Ketika melihat orang banyak, aku mulai mengeluh: "Ini akan makan waktu

selamanya, sedang masih banyak tempat yang harus kutuju"  "Natal benar-benar semakin menjengkelkan dari tahun ke tahun. Kuharap aku bisa berbaring, tidur, dan hanya terjaga setelahnya"  Walau demikian, aku tetap berjalan menuju bagian mainan anak-anak, dan disana aku mulai mengutuki harga-harga, berpikir apakah sesudahnya  semua anak akan sungguh-sungguh bermain  dengan mainan yang mahal....?

 

*Saat sedang mencari-cari, aku melihat seorang anak laki2 berusia sekitar 6 tahun, memeluk sebuah boneka. Ia terus membelai rambut boneka itu dan terlihat sangat sedih. Aku bertanya-tanya untuk  siapa boneka itu. Anak itu mendekati seorang perempuan tua didekatnya: 'Nenek, apakah engkau yakin aku tidak punya cukup uang?'  Perempuan tua itu menjawab: 'Kau tahu bahwa kau tidak punya cukup uang untuk membeli boneka ini, sayang.  Kemudian Perempuan itu  meminta anak itu menunggu di sana sekitar 10 menit sementara ia berkeliling ke tempat lain. Perempuan itu pergi dengan cepat. Anak  laki2 itu masih menggenggam boneka itu di tangannya, dgn boneka yg lucu di tangan anak laki2 itu, sangat mengundang perhatian...!?

 

* Akhirnya, aku mendekati anak itu dan bertanya kepada siapa dia ingin memberikan boneka itu. Ini adalah boneka yang paling  disayangi adik perempuanku dan dia sangat menginginkannya padaNatal ini. Ia yakin Santa Claus akan membawa boneka ini untuknya'  Aku menjawab mungkin Santa Claus akan membawa boneka untuk adiknya,  dan supaya ia jangan khawatir. Tapi anak laki2 itu menjawab dengan  sedih 'Tidak, Santa Claus tidak dapat membawa boneka ini ke tempat  dimana adikku berada saat ini. Aku harus memberikan boneka ini kepada mama sehingga mama dapat memberikan kepadanya ketika mama  sampai di sana. Mata anak laki2 itu begitu sedih ketika ia mengatakan  hal ini, Adikku sudah pergi kepada Tuhan.

Papa berkata bahwa mama juga segera pergi menghadap Tuhan, maka kukira mama dapat membawa boneka  ini untuk diberikan kepada adikku.' Uuughh...tiba-tiba Jantungku seakan terhenti.... dan sesak sekali rasanya.

 

*Anak laki2 itu memandangku dan berkata: 'Aku minta papa untuk memberitahu mama agar tidak pergi dulu. Aku meminta papa untuk menunggu hingga aku pulang dari supermarket.' Kemudian ia  menunjukkan fotonya yang sedang tertawa. Kamudian ia berkata: 'Aku  juga ingin mama membawa foto ini supaya tidak lupa padaku.  Aku cinta mama dan kuharap ia tidak meninggalkan aku tapi papa berkata  mama harus pergi bersama adikku.

Kemudian ia memandang dengan  sedih ke boneka itu dengan diam dgn air mata berlinang dipipih, sedih sekali melihat wajah anak laki-laki itu, begitu piluh rasanya dada ini, dan akhirnya aku diam sejenak sambil berfikir...!

 

*Aku meraih dompetku dengan cepat dan mengambil beberapa catatan dan berkata kepada anak itu. Bagaimana jika kita periksa lagi,  kalau2 uangmu cukup?' 'Ok' katanya. 'Kuharap punyaku cukup. Kutambahkan uangku pada uangnya tanpa setahunya dan kami mulai  menghitung.  Ternyata cukup untuk boneka itu, dan malah sisa. Anak  itu berseru: 'Terima Kasih Tuhan karena memberiku cukup uang'  Kemudian ia memandangku dan menambahkan:  Kemarin sebelum tidur aku  memohon kepada Tuhan untuk memastikan  bahwa aku memiliki cukup  uang untuk membeli boneka ini sehingga mama bisa memberikannya  kepada adikku. DIA mendengarkan aku.  Aku juga ingin uangku cukup  untuk membeli mawar putih buat mama, tapi aku tidak berani memohon  terlalu banyak kepada Tuhan. Tapi DIA

memberiku cukup untuk membeli "Boneka dan Mawar Putih." 'Kau tahu, mamaku suka mawar putih...!

 

* Beberapa menit kemudian, neneknya kembali dan aku berlalu dengan keretaku. Kuselesaikan belanjaku dengan suasana hati yang  sepenuhnya berbeda dari saat memulainya. Aku tidak dapat menghapus  anak itu dari  pikiranku. Kemudian aku teringat artikel di koran lokal Manado pos, dua  hari yang lalu, yang menyatakan seorang pria mengendarai truk  dalam kondisi mabuk dan menghantam sebuah mobil yang berisi seorang  wanita muda dan seorang gadis kecil. Gadis kecil itu meninggal  seketika, dan ibunya dalam kondisi kritis. Keluarganya harus  memutuskan apakah harus mencabut alat penunjang kehidupan, karena  wanita itu tidak akan mampu keluar dari kondisi koma, Apakah mereka  adalah keluarga dari anak laki2 ini, yg pernah saya baca melalui Manado pos tersebut...?

 

* Dua hari setelah pertemuan dengan anak laki-laki kecil itu, kubaca di koran

Manado Pos, bahwa wanita muda itu meninggal dunia. Aku tak dapat menghentikan diriku dan pergi membeli seikat mawar putih dan kemudian pergi ke rumah duka tempat jenasah dari wanita muda itu diperlihatkan kepada  orang2 untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum penguburan.  Wanita itu di sana, dalam peti matinya, menggenggam setangkai mawar  putih yang cantik dengan foto anak laki2 dan boneka itu ditempatkan  di atas dadanya. Kutinggalkan tempat itu dengan menangis, merasa  hidupku telah berubah selamanya. Cinta yang dimiliki anak laki2 itu  kepada ibu dan adiknya, sampai saat ini masih sulit untuk  dibayangkan. Dalam sekejap mata, seorang pria mabuk mengambil  semuanya dari anak itu.

       

* Semoga kisah nyata diatas dapat menjadi berkat buat kita semua dan bagikan kisah ini kepada rekan-rekan yg lain, sehingga kita semua dpt membantu untuk mencegah seseorang yg mabuk untuk mengemudi kendaraan...?!

 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
4 comments for this article Reverse Comment Order
Added: January 15, 2012. 04:59 AM GMT
ketulusan seorang anak lelaki yang sangat patut ditiruh...,membuat hidup ini lebih menghargai arti hidup dan mencintai saudara saudara kita dan juga kedua orang tua kita..,dan kita patut menghargai apa artinya hidup ini...
memes siregar
Alert a moderator
Added: March 24, 2009. 04:09 PM GMT
haru...buanget deh.
ceritanya sangat bagus sekali ...semoga dengan adnya cerita ini ,kita bagi para pengendara motor/mobi harus lebih berhati hati.
Anonymous
Alert a moderator
Added: February 07, 2009. 10:50 AM GMT
mawar putih
ceritanya bagus banged buad q....aku juga ska bangned ama mawar putih
terkesan dech pokoknya
tia
Alert a moderator
Added: March 18, 2008. 10:35 PM GMT
Mengharukan sekali
hikzzz....
baca nya ampe pengen nangis rasanya....
segitu besarnya kasih seorang anak kecil kepada ibunya ....
Beth
Alert a moderator
Reverse Comment Order
Google