AMERIKA / PHAT
Demam Vampire Menggigit Remaja
Rate This Article:
0

Are You a Vampire Mania?

Sukses film “Twilight” di membuat para fans dan vampire mania semakin tergila-gila dengan fenomena makhluk penghisap darah ini. Bukan filmnya saja yang meledak, akan tetapi penjualan buku seri remaja vampire ini laku keras bak kacang goreng. Apalagi sekarang muncul seri kedua terusan “Twilight” yang berjudul “New Moon”, menjadikan fenomena kehidupan vampire remaja semakin trendi saja untuk diikuti kawula muda. Nama sang pemain Robert Pattinson dan Kristen Stewart pun semakin mencuat di kancah selebritis Hollywood. Bukan itu saja, para remaja pun sekarang banyak yang memakai t-shirts atau aksesoris lainnya yang bertema “Twilight” atau “New Moon”.

Booming vampire juga melanda dunia pertelevisian Amerika. Saat ini bermunculan acara-acara TV berbau cerita vampire remaja. Salah satunya “The Vampire Diaries”, yang seri pertamanya ditayangkan di stasiun CW awal September lalu. Drama seri yang benar-benar ditargetkan untuk para pecinta Twilight ini berkisah tentang Elena, remaja SMU yang baru saja kehilangan kedua orangtuanya akibat kecelakaan dan mengharuskannya tinggal bersama tantenya. Elena yang cantik dan penyendiri lalu bertemu cowok ganteng bernama Stefan yang ternyata seorang vampire. Stefan yang tidak meminum darah manusia berbeda dengan kakaknya, Damon, yang “doyan” menghisap darah manusia, khususnya dari remaja putri SMU. Nah, faktor inilah yang membuat drama seri ini berbeda dengan cerita film “Twilight”, selebihnya kurang lebih sama.

Drama seri vampire lainnya adalah “True Blood”. Seri ini ditujukan untuk penonton dewasa, karena alur ceritanya yang sangat “mengigit” penuh dengan teror, tegang, darah, pembunuhan, dan penuh dengan adegan seks. “True Blood” ditayangkan di stasiun kabel HBO setiap hari Minggu pukul 10 malam. Pada dasarnya cerita ini mengenai seorang wanita muda cantik yang bekerja sebagai pelayan restoran di daerah Negara Bagian Louisiana bernama Sookie (Anna Paquin), dengan seorang vampire ganteng yang dulunya seorang pejuang perang saudara dari akhir abad ke-18 bernama Bill (Stephen Moyer). “True Blood” diangkat dari novel karya Charlaine Harris. Dibanding cerita vampire lain di televisi, seri ini boleh dibilang tidak “cheesy” dan selain itu, semua karakternya punya peran penting, unik, dan sangat menarik.

Banyak orang berpikir bahwa gara-gara munculnya film Twilight, tren vampire kembali marak. Padahal sebenarnya tidak juga. Tapi sudah ada sejak sebelum-sebelumnya. Ingat film karya Francis Coppola berjudul “Bram’s Stoker’s Dracula” yang dibintangi Winona Ryder dan Keanu Reeves? Film produksi tahun 1992 itu digandrungi dan memunculkan fenomena vampire mania. Atau film “Interview with the Vampire” yang berdasarkan buku karya penulis horor ternama Anne Rice pada tahun 1994. Film ini dibintangi oleh dua aktor besar Tom Cruise, Antonio Banderas, dan Brad Pitt, dan juga sempat menghebohkan masyarakat karena ada satu adegan ciuman antara Brad Pitt dan Kirsten Dunst yang saat itu masih berusia 12 tahun. Paling terbaru, film seri “Underworld” yang dibintangi Kate Beckinsale tahun 2003.

Film itu berkisah tentang peperangan antara kaum vampire dan werewolf. Film ini kemudian dibuat sekuelnya “Underworld: Evolution” (2006). Nah, yang paling terakhir adalah “Underworld: The Rise of The Lycans”, dimana seri ini bercerita keseluruhan tentang sejarah awal mulanya perang antara komunitas vampire dan lycans. Film yang ditayangkan di bioskop pada awal tahun 2009 ini sukses meledak di box office. Sampai kapan demam dan tren vampire ini berlanjut, tidak ada yang tahu. So, are you a vampire mania? (inna)

Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?33818

Untuk melihat Artikel Amerika / PHAT Lainnya, Klik disini

Klik disini untuk Forum Tanya Jawab

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

_____________________________________________________

Supported by :

 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google