AMERIKA / MISC.
Halloween di Salem, Kota Tua Penuh “Magis”
Rate This Article:
3

Bukti Sejarah Mistis Dan Gaib

Salem merupakan salah satu kota tua di AS yang berada di Negara bagian Massachusetts, yang dulu disebut New England. Kota ini juga memiliki pelabuhan tua bersejarah yang ditetapkan Kongres Salem Maritime National Historic Site sebagai pelabuhan nasional pertama. Pada awal abad ke-17, selain kota Plymouth yang tidak jauh dari Salem, banyak pengungsi dari kaum The Puritans, perkumpulan anggota gereja dari Inggris, lari dan akhirnya menetap di Salem. Walaupun begitu, kota Salem justru terkenal dan dianggap paling memiliki hal-hal sihir dan gaib. Tak heran, jika Anda mengunjungi kota Salem, akan banyak ditemui toko yang menjual barang-barang yang berbau supranatural. Selain itu, mobil-mobil polisi pun berlogo atau bersimbol sihir dan supranatural, tim futbol Salem High School dinamakan The Witches, salah satu sekolah dasar negeri bernama Witchcraft Heights Elementary School, dan tak kalah seramnya adalah taman olahraga yang disebut Gallows Hill yang konon bekas lokasi hukum gantung untuk publik. Dan sampai sekarang banyak sekali penduduk kota Salem yang menganut Paganisme dan Shamanisme. Mereka juga banyak yang berprofesi peramal, ahli ilmu sihir, dan “penyembuh” spiritualisme. Kedengarannya memang aneh, apalagi ini terdapat di negara seperti AS yang konon penduduknya berpandangan paling modern.

Nah, sejarah dunia mistis dan supranatural di kota Salem ini berawal dari peristiwa yang terjadi pada Februari 1692 sampai Mei 1693 yaitu The Salem Witch Trials. Saat itu, lebih dari 150 penduduk ditangkap, disidang dan dipenjara karena tuduhan melakukan sihir atau guna-guna. Kebanyakan mereka dituduh dan dihakimi oleh sesama penduduk, bukan oleh pihak yang berwajib.
Karena belum ada pengetahuan medis memadai, orang mengidap penyakit epilepsi dianggap kesurupan, anak kecil atau remaja autis dibilang berteman dengan setan. Dua pengadilan menetapkan bahwa 29 orang telah melakukan tindakan pidana ilmu sihir. 19 terpidana diantaranya 14 wanita dan 5 pria dihukum gantung. Salah satu orang pria terpidana menolak untuk meminta permohonan dan pengakuan dihukum mati dengan cara ditindih batu-batuan berat. Sisanya, tidak kurang dari lima terpidana meninggal di penjara. Akhirnya setelah beberapa lama, pihak hukum dan masyarakat pun sadar bahwa semua terpidana tidak bersalah. Mereka meminta maaf kepada keluarga korban. Restitusi dan segala macam kerugian pun dibentuk melalui acara peringatan dan puasa.

Peristiwa The Salem Witch Trials sampai sekarang masih dikenang dan pengunjung kota Salem masih bisa melihat. Seperti di The Witch House, rumah milik Hakim Jonathan Corwin, salah satu hakim dalam peristiwa Salem Witchcraft Trials. Bangunan ini sekarang milik Departemen Taman dan Rekreasi kota Salem dan dijadikan tujuan wisata lengkap dengan program tur keliling, wisata sejarah, dan wisata arsitektur. Selain itu, turis juga bisa mengunjungi The Salem Witch Museum. Di museum ini pengunjung benar-benar seperti dibawa kembali ke peristiwa mengerikan tersebut. Di museum itu ada pertunjukan drama teater, narasi dan dialog serta cuplikan persidangan peristiwa itu. Ada juga tur keliling menyaksikan sel-sel penjara buatan lengkap dengan patung-patung terpidana yang mirip manusia asli.
Jika Anda berani menguji nyali pada malam Halloween di kota Salem, kunjungi situs www.salemweb.com dan www.salemwitchmuseum.com untuk info lebih lengkap. (inna)

Untuk Share Artikel ini, Silakan Klik www.KabariNews.com/?32048

Klik Disini untuk Baca Artikel ini di Majalah Kabari Oktober 2008 ( E-Magazine )

Mohon Beri Nilai dan Komentar di bawah Artikel ini

______________________________________________________

Supported by :

Photobucket

 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google