AMERIKA /KBRI-KJRI
PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA DAN NEGARA-NEGARA DI KAWASAN ASIA DAPAT MENJADI MOTOR PEMULIHAN KRISIS EKONOMI GLOBAL
Rate This Article:
0
Animo berbagai kalangan di wilayah San Francisco Bay Area yang ingin mengetahui informasi terkini tentang perkembangan ekonomi Indonesia sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya peserta yang hadir pada acara Promosi Ekonomi Indonesia yang berjudul "Indonesia Recent Economy Update and Its Roles in ASEAN", dimana hadir sekitar 75 orang, yang melebihi perkiraan semula.

Para hadirin yang terdiri dari berbagai kalangan ini meliputi: para pejabat pemerintah, kalangan Korps Konsuler, para pimpinan dan anggota Chamber of Commerce, para akademisi, para pelaku usaha berbagai sektor, dan para pejabat institusi keuangan, serta perwakilan media massa lokal. Acara ini diadakan oleh Konsulat Jenderal R.I di San Francisco tanggal 1 Februari 2012 bertempat di Hotel InterContinental, San Francisco. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar, sebagai pembicara utama, yang dimoderatori oleh Sean Randolf, President & CEO Economic Institute, Bay Area Council.

Dalam paparannya, Wamenkeu Mahendra Siregar menyampaikan tentang resistensi ekonomi Indonesia terhadap resesi ekonomi global dengan mengutarakan berbagai faktor dominan yang sangat berpengaruh antara lain tingginya kebutuhan domestik atas consumer goods, sustainability of growth, konsistensi kebijakan fiskal, dan kecilnya defisit anggaran pemerintah.

Pertumbuhan ekonomi negara-negara di Asia dari tahun ke tahun terus mengalami perkembangan, sementara itu keadaan ekonomi di berbagai kawasan dunia lainnya mengalami penurunan. Di ASEAN sendiri mengalami kenaikan pertumbuhan dari 4,8 % tahun 2010 menjadi 5,2% tahun 2011. Perdagangan antar negara ASEAN juga terus berkembang dan meningkat secara signifikan. Peranan negara China di ASEAN justru semakin mempercepat integrasi negara-negara ASEAN. Walaupun demikian, pendanaan sejumlah transaksi dagang mayoritas berasal dari institusi keuangan dunia Barat. Negara-negara di Asia memiliki GDP sebesar 33% dari GDP dunia, namun Asia memberikan kontribusi sebesar 55% kepada pertumbuhan ekonomi dunia.

Wamenkeu menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia dapat menjadi motor pemulihan krisis ekonomi global.

Nampak adanya respon dan kesan yang sangat positif dari mereka yang hadir. Disampaikan Wamenkeu Mahendra Siregar sangat bermanfaat bagi para stake holders di San Francisco Bay Area. Disamping untuk meng-update pengetahuan mereka tentang keunggulan pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding dengan beberapa negara di Asia dan kawasan dunia lainnya, diharapkan para pelaku usaha dan stake holders tergerak untuk tetap engage Indonesia dan merealisasikan bisnis mereka di Indonesia dalam waktu dekat.

Kegiatan ini merupakan rangkaian program kerja KJRI San Francisco tahun 2012 untuk mempromosikan potensi ekonomi nasional Indonesia di Wilayah Kerja. Di tengah terpuruknya ekonomi dunia dan kelesuan aktifitas ekonomi AS termasuk di wilayah Kerja dimana para pelaku bisnis setempat masih terus berjuang untuk keluar dari masa-masa sulit mereka, KJRI SF tidak henti-hentinya mempromosikan potensi besar yang dimiliki Indonesia kepada berbagai kalangan. Hal ini dimaksudkan untuk menarik minat masyarakat setempat khususnya para pelaku usaha dan stake holders AS agar tetap melirik potensi besar Indonesia serta menjadikannya sebagai destinasi kegiatan usaha mereka.

Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?37826

Untuk Melihat artikel Amerika / KBRI-KJRI lainnya, Klik disini

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

______________________________________________________

Supported by :



 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google