| Rate This Article: | ||
|
Dalam paparannya, Wamenkeu Mahendra Siregar menyampaikan tentang resistensi ekonomi Indonesia terhadap resesi ekonomi
global dengan mengutarakan berbagai faktor dominan yang sangat berpengaruh antara
lain tingginya kebutuhan domestik atas consumer
goods, sustainability of growth,
konsistensi kebijakan fiskal, dan kecilnya defisit anggaran pemerintah.
Pertumbuhan ekonomi negara-negara di Asia dari tahun ke tahun terus mengalami perkembangan, sementara itu keadaan ekonomi di berbagai kawasan dunia lainnya mengalami penurunan. Di ASEAN sendiri mengalami kenaikan pertumbuhan dari 4,8 % tahun 2010 menjadi 5,2% tahun 2011. Perdagangan antar negara ASEAN juga terus berkembang dan meningkat secara signifikan. Peranan negara China di ASEAN justru semakin mempercepat integrasi negara-negara ASEAN. Walaupun demikian, pendanaan sejumlah transaksi dagang mayoritas berasal dari institusi keuangan dunia Barat. Negara-negara di Asia memiliki GDP sebesar 33% dari GDP dunia, namun Asia memberikan kontribusi sebesar 55% kepada pertumbuhan ekonomi dunia.
Wamenkeu menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia dapat menjadi motor pemulihan krisis ekonomi global.
Nampak adanya respon dan kesan yang sangat positif dari mereka yang hadir. Disampaikan Wamenkeu Mahendra Siregar sangat bermanfaat bagi para stake holders di San Francisco Bay Area. Disamping untuk meng-update pengetahuan mereka tentang keunggulan pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding dengan beberapa negara di Asia dan kawasan dunia lainnya, diharapkan para pelaku usaha dan stake holders tergerak untuk tetap engage Indonesia dan merealisasikan bisnis mereka di Indonesia dalam waktu dekat.
Kegiatan ini merupakan rangkaian program kerja KJRI San Francisco tahun 2012 untuk mempromosikan potensi ekonomi nasional Indonesia di Wilayah Kerja. Di tengah terpuruknya ekonomi dunia dan kelesuan aktifitas ekonomi AS termasuk di wilayah Kerja dimana para pelaku bisnis setempat masih terus berjuang untuk keluar dari masa-masa sulit mereka, KJRI SF tidak henti-hentinya mempromosikan potensi besar yang dimiliki Indonesia kepada berbagai kalangan. Hal ini dimaksudkan untuk menarik minat masyarakat setempat khususnya para pelaku usaha dan stake holders AS agar tetap melirik potensi besar Indonesia serta menjadikannya sebagai destinasi kegiatan usaha mereka.
Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?37826
Untuk Melihat artikel Amerika / KBRI-KJRI lainnya, Klik disini
Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini
______________________________________________________
Supported by :
|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 209 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 194 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 166 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 137 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 89 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 63 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 59 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 56 |