| Rate This Article: | ||
|
Department of Homeland Security (DHS) akan mulai tinjau (review) semua kasus deportasi yang berada dihadapan pengadilan imigrasi (immigration court) mulai hari Kamis ini. Juga program latihan untuk agen ICE dan pengacara penuntut imigrasi di seluruh Amerika akan mulai dihari yang sama. Tujuan dari review dan latihan untuk melancarkan deportasi para narapidana sekaligus mencegah deportasi dari banyak illegal immigrant yang tidak punya catatan kriminal (criminal record).
Tahap pertama peninjauan (review) akan mulai hari Kamis dimana pengacara penuntut imigrasi akan periksa semua kasus yang baru diajukan ke pengadilan imigrasi di seluruh Amerika. Kasus yang ditanggap low priority, sesuai dengan memo dari Director ICE John Morton tanggal 17 Juni, 2011 lalu, akan ditutup sebelum maju dalam sistem pengadilan.
Tahap kedua mulai 4 Desember DHS dan Justice Department akan mulai proyek pilot selama 6 minggu di pengadilan imigrasi Baltimore dan Denver dimana tim pengacara penuntut imigrasi akan periksa kasus di pengadilan tersebut. Mereka akan fokus pada kasus imigran yang sudah ditangkap untuk dideportasi tetapi tidak ditahan di detention. Imigran yang dianggap qualify untuk dapatkan kebijaksanaan dari penuntutan (prosecutorial discretion) kasusnya akan ditutup tetapi tidak dibubarkan. Kasusnya bisa dibuka kembali (reopen) untuk deportasi setiap saat bila imigran melakukan tindakan pidana atau pelanggaran imigrasi. Imigran yang kasusnya ditutup dapat tinggal di Amerika tetapi masih dalam jeratan hukum yang tidak menentu dan tanpa mempunyai status imigrasi yang positif.
Juga hari Kamis pegawai DHS akan memperkenalkan program latih untuk semua agen ICE yang harus diselesaikan bulan Januari. Tujuan dari latihan adalah mengajar agen ICE untuk dapat menerapkan kriteria kebijaksanaan dari penuntutan (prosecutorial discretion).
Baca berita lengkap dari The New York Times
Tujuan dari artikel diatas memberikan informasi untuk warga Indonesia di Amerika yang sedang menunggu penyelesaian kasus imigrasi mereka. Artikel diatas tidak ditujukan sebagai pengganti dari advis atau konsultasi dengan lawyer imigrasi. Peraturan Imigrasi A.S yang menyangkut asylum sangat rumit dan berbelit, hanya immigration lawyer yang dapat membantu urus kasus imigrasi. Materi untuk artikel dikumpulkan dari berbagai sumber di Internet.
Indonesian Immigrants Project (Inimpro) adalah organisasi sukarela di Los Angeles yang berusaha untuk membantu warga Indonesia di A.S yang bermasalah dengan imigrasi dan sedang menunggu penyelesaian dari kasus imigrasi. Inimpro berkerja sama dengan warga, gereja dan organisasi masyarakat Indonesia di A.S, terutama daerah Los Angeles. Organisasi Inimpro, dikoordinir oleh Iska Mailangkay, bergerak sebagai non-profit organization yang tidak berkait (independent) dengan lawyer, pemerintah A.S, ICE, DHS, pemerintah Indonesia, gereja atau organisasi masyarakat manapun. Koordinator Iska Mailangkay bukan lawyer, paralegal atau konsultan imigrasi.
Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?37557
Untuk melihat artikel imigrasi Amerika lainnya, Klik di sini
Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini
______________________________________________________
Supported by :

|
| - The Ugly Duckling From Berkeley |
| Rating: 272 |
| - Utama: Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh Di Dunia |
| Rating: 209 |
| - 22 KHASIAT BAWANG PUTIH |
| Rating: 194 |
| - RAYMOND DISUNTIK OBAT SAKIT JIWA SEBELUM USAHA DEPORTASI |
| Rating: 166 |
| - 10 Cerita Heboh Karena Facebook (Bagian II) |
| Rating: 137 |
| - K-Video: "Perempuan Berkalung Sorban" |
| Rating: 89 |
| - Eulogy untuk Gusdur oleh Romo Mutiara Andalas |
| Rating: 69 |
| - Hidupku Direngkuh Sahabat |
| Rating: 63 |
| - Seni: Seni Kreatif Membuat Layang-layang |
| Rating: 59 |
| - 14 Cara mengurangi Global Warming |
| Rating: 56 |