AMERIKA / FILM
The Fall dibuat di Ubud
Rate This Article:
2

Kembali sutradara terkenal Tarsem Singh, membuat sebuah film science fiction yang memukau berjudul The Fall. Kali ini Tarsem yang juga sutradara The Cell yang dibintangi Jennifer Lopez itu, bereksplorasi dengan gambar dan scene-scene nan menawan.
The Fall mengisahkan tentang cerita dalam cerita. Dua tokoh utama yakni, Alexandria (Artis cilik Rumania, Catinca Utaru) dan Roy Walker (Lee Pace) saling menjadi tokoh dalam dongeng yang dituturkan Roy Walker kepada Alexandaria di sebuah Rumah Sakit.
Dalam realitas, gadis cilik Alendaria dan Roy Walker adalah dua pasien di RS yang sama. Roy bekerja sebagai stuntman. Namun, saat sedang bekerja ia terjatuh dan cedera. Di RS, ia bertemu dan bersahabat dengan Alexandaria yang juga sedang dirawat.
Saat itu, Roy juga sedang patah hati karena ditinggal kekasihnya yang pergi bersama tokoh utama film yang ia bintangi. Roy sakit hati dan ingin bunuh diri. Ia lalu berusaha membujuk Alexandria mencuri morphin untuk membantu proses bunuh diri.
Roy merekayasa sebuah dongeng fantasi yang mengikutsertakan semua pasien dan staff RS untuk mengunjungi tempat-tempat eksotis di dunia. Dongeng tentang cinta dan dendam ini membuat Alexandria sangat terkesan. Ia mau berbuat apa saja untuk Roy demi mendengar akhir dari dongengnya. Roy menjadikan suster favoritnya Alexandria, suster Evelyn, sebagai The Beautiful Princess Evelyn. Sementara, Sinclair (Daniel Caltagirone), pria yang telah mencuri kekasihnya Roy sebagai Governor Odious yang licik. Roy sendiri sebagai Black Bandit yang memimpin perlawanan kepada Governor Odius sementara Alexandria sebagai anak perempuan Black Bandit
Saat dongeng ini mendekati puncaknya, Alexandria mulai sadar bahwa dibalik dongeng tersebut ada makna yang lebih besar dan dalam, daripada hanya nasib dari karakter-karakter imajinasi itu sendiri. Semua tergantung Roy, apakah Black Bandit dan Roy akan selamat di akhir cerita.

Lokasi syuting film ini tersebar di 18 negara. Ubud adalah salah satu tempat yang dipilih Tarsem. Seorang penari dan group Kecak terkenal Cak Rina & group pun direkrut untuk mendukung film ini. Alhasil, Kecak tidak lagi menjadi milik Bali saja tapi sudah menjadi milik dunia. Diolah sedemikian rupa sehingga Kecak menjadi sebuah garapan kontemporer yang sangat menakjubkan di layar perak ini.

Fim ini masih beredar di semua biskop AS yang biasa memutar film-film art dan independent. Film ini telah mencapai US Box Office sebesar $181,864

By Amron-Paul Yuwono
Photo courtesy of www.thefallthemovie.com

Untuk Share Artikel ini, Silakan Klik www.KabariNews.com/?31461

Mohon Beri Nilai dan Komentar di bawah Artikel ini

_____________________________________________________

Supported by :

Hosana1/2halaman

Your Dream Home

Klik www.go2hosana.com     Telp. 714.865.1688

Email : hosana@go2hosana.com

 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google