AMERIKA / EXCLUSIVE
Exclusive : Belajar dari Economides, keluarga paling hemat se-Amerika!
Rate This Article:
1

Ambil kalkulator dan coba hitung, bagaimana caranya bisa menghidupi lima anak dengan gaji rata-rata $ 33.000 setahun? Bayangkan saja. Dengan pendapatan hanya segitu, satu rumah besar sudah dibayar lunas dan cicilan rumah kedua hampir lunas.

Ditambah harga kebutuhan pokok sehari-hari yang terus merangkak naik di Amerika, Anda mungkin bisa belajar dari satu keluarga dari Arizona yang ngiritnya gak kira-kira selama bertahun-tahun.

Siapa mereka ? Annette dan Steve Economides, dan lima anak mereka, 10 sampai 21 tahun, memang ahlinya menyiasati hidup ngirit di Amerika. Keluarga Economides ini bukannya gengsi, tapi malahan bangga dan merilis buku laris “The Cheapest Family in America”.

“Waktu menikah kami memang hanya punya sedikit uang dan kami hidup sebatas kemampuan kita saja, “ kata Annette, sang istri. “Dari hari pertama kita sudah bersumpah tidak akan sekali-sekali pinjam uang dengan cara apapun”.

Sang suami, Steve Economides yang bangga dengan jabatan CEO, Cheap Economizing Officer, adalah seorang artis grafis lepas waktu. Suami istri ini menjalankan bisnis keluarga, Home Economiser, sebuah situs maya dan newsletter yang misi utamanya membantu orang agar tidak hidup “lebih besar pasak daripada tiang”.

Asal tahu saja, hanya dengan $350 satu bulannya, keluarga ini bisa belanja makanan dan berbagai produk pembersih serta memberi makan 7 mulut selama 30 hari !

Kok bisa sih? Kuncinya: rencanakan masak-masak!

Langkah pertama : Rencana matang. Keluarga Economides membuat daftar belanja dan memeriksa ulang sampai tiga sebelum masuk toko.

“Jangan keseringan belanja tanpa rencana, ibu-ibu. Masa sampai setiap hari, tiga kali seminggu masuk super market buang-buang dollar untuk yang enggak-enggak” kata Annette jika di-Bahasa Indonesia-kan.

“Sebentar kok kalau mau sabar duduk dan merencanakan menu. Asyik kan bisa makan enak, hemat dan mengurangsi stress”, tambah ibu lima anak ini.

Langkah kedua : Kupon belanja. Di Amerika kupon belanja biasanya ada di koran akhir pekan atau online. Manfaatkan kupon, bikin klipping dan siapkan senjata ampuh untuk ngirit begitu sampai di kasir.

Keluarga ini sampai merasa perlu membawa handy talkie agar memudahkan komunikasi sekaligus hemat waktu untuk saling berbagi info soal barang-barang diskon.

Langkah ketiga adalah perhatikan “last minute deal” di toko-toko tertentu. Ingat, seringkali barang didiskon seperti ”beli satu dapat satu gratis” masih dipotong lagi dengan kupon. Juga awasi barang-barang yang diskon besar “Manager’s Deal”.

Langkah keempat adalah punya lemari pembeku (freezer) besar. Semua barang belanjaan jelas tidak mungkin dikonsumsi sekaligus. Pastinya, semua untuk disimpan untuk konsumsi kemudian, bukan?

Langkah kelima, jangan sekali sekali punya kartu kredit. Bunganya mana tahan? Pasangan Economides ini tidak punya kartu kredit selama 22 tahun pernikahan mereka.

Nasehat utama keluarga ini untuk semua keluarga yang ingin mengikuti gaya hidup hemat adalah bikin rencana, konsisten dan lakukan rencana itu. Pertama, menghitung jelas berapa pengeluaran bulanan kita.

Saat ini mereka perlu $3,400 sebulan untuk membayar segalanya. Kemudian, sisanya dibagi menjadi tiga bagian. Sepertiga untuk bayar rumah, pokoknya untuk keperluan darurat rumah. Sepertiga untuk senang-senang, seperti liburan murah meriah dan beli pakaian “daur ulang” seperti di Goodwill. Sepertiga lagi untuk charity.
Tiap keluarga jelas lain-lain prioritasnya. Coba di www.HomeEconomiser.com!(magenta)

Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?32749

Untuk melihat Berita Amerika / Amerika / Exclusive lainnya, Klik disini

Klik disini untuk Forum Tanya Jawab

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

______________________________________________________

Supported by :

Photobucket

 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
2 comments for this article Reverse Comment Order
Added: March 19, 2009. 06:35 PM GMT
Bagus
Bagus,tapi setiap keluarga punya problem berbeda,kalau yang selalu sehat,rencana berjalan mulus,tapi kalau ada yang sakit,asuransipun tidak bayar 100%,
Anonymous
Alert a moderator
Added: March 29, 2009. 11:35 PM GMT
Anonymous, makanya mereka menyisihkan 1/3 dari budget untuk dana darurat, including biaya pengobatan. Intinya artikel ini mengajarkan masyarakat untuk berhemat, jangan sebentar2 shopping yang ngga perlu.
meinar
Alert a moderator
Reverse Comment Order
Google